<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">
<title>SOSIOLOGI AGAMA</title>
<link href="https://repository.iaknpky.ac.id/repo/handle/123456789/397" rel="alternate"/>
<subtitle>Repositori milik Jurusan SOSIOLOGI AGAMA</subtitle>
<id>https://repository.iaknpky.ac.id/repo/handle/123456789/397</id>
<updated>2026-05-27T21:03:39Z</updated>
<dc:date>2026-05-27T21:03:39Z</dc:date>
<entry>
<title>Peran Perempuan Lintas Agama sebagai Penjawet Rotan dalam mengkonstruksi Identitas Kultural Masyarakat Dayak di Desa Gohong, Kalimantan Tengah</title>
<link href="https://repository.iaknpky.ac.id/repo/handle/123456789/1362" rel="alternate"/>
<author>
<name>SHARON MICHELE O.PATTIASINA, S.Si.Teol., M.Si</name>
</author>
<id>https://repository.iaknpky.ac.id/repo/handle/123456789/1362</id>
<updated>2025-06-24T04:01:28Z</updated>
<published>2025-06-24T00:00:00Z</published>
<summary type="text">Peran Perempuan Lintas Agama sebagai Penjawet Rotan dalam mengkonstruksi Identitas Kultural Masyarakat Dayak di Desa Gohong, Kalimantan Tengah
SHARON MICHELE O.PATTIASINA, S.Si.Teol., M.Si
SHARON MICHELE O.PATTIASINA, S.Si.Teol., M.Si
-
</summary>
<dc:date>2025-06-24T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
<entry>
<title>Pendampingan Potensi Pemuda Desa Hanjak Maju dalam Ruang Pluralitas di Kalimantan Tengah</title>
<link href="https://repository.iaknpky.ac.id/repo/handle/123456789/1359" rel="alternate"/>
<author>
<name>SHARON MICHELE O.PATTIASINA, S.Si.Teol., M.Si</name>
</author>
<id>https://repository.iaknpky.ac.id/repo/handle/123456789/1359</id>
<updated>2025-10-19T15:17:01Z</updated>
<published>2022-12-22T00:00:00Z</published>
<summary type="text">Pendampingan Potensi Pemuda Desa Hanjak Maju dalam Ruang Pluralitas di Kalimantan Tengah
SHARON MICHELE O.PATTIASINA, S.Si.Teol., M.Si
SHARON MICHELE O.PATTIASINA, S.Si.Teol., M.Si
Artikelini menggali tentang potensi pemuda dalam ruang pluralitas sebagai kekuatan untuk merawat moderasi beragama yang berlangsung di Desa Hanjak Maju, Kalimantan Tengah. Konteks masyarakat mutikultural dan agama menjadi ruang untuk meningkatkan spiritualitas lintas agama di kalangan pemuda dan tokoh-tokoh agama, serta masyarakat sebagai bentuk upaya merawat moderasi beragama yang lahir dari dari realitas kehidupan masyrakat Desa Hanjak Maju. Metode yang digunakan ialah Participatory Action Research melaluipenggalian potensi pemuda untuk mengetahui sejauhmanamereka menyadari konteks kehidupan yang plural, serta workshop tentang relasi antar umat beragama dan pembinaan spiritualitas lintas agama kepada pemudaDesa Hanjak Maju. Hasildari kegiatan ini ialah terjadi peningkatan pemahaman dan keterampilan dari tokoh-tokoh agama dan masyarakat, serta pemuda terkait eksistensi relasi beragama dan budaya sebagai fondasi moderasi beragama.*Corresponding author: michellepattiasina1013@gmail.com
</summary>
<dc:date>2022-12-22T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
<entry>
<title>Ekoteologi Gereja Terhadap Penanaman Kelapa Sawit di Lahan Gambut</title>
<link href="https://repository.iaknpky.ac.id/repo/handle/123456789/1351" rel="alternate"/>
<author>
<name>SHARON MICHELE O.PATTIASINA, S.Si.Teol., M.Si</name>
</author>
<id>https://repository.iaknpky.ac.id/repo/handle/123456789/1351</id>
<updated>2025-10-19T15:15:43Z</updated>
<published>2023-06-06T00:00:00Z</published>
<summary type="text">Ekoteologi Gereja Terhadap Penanaman Kelapa Sawit di Lahan Gambut
SHARON MICHELE O.PATTIASINA, S.Si.Teol., M.Si
SHARON MICHELE O.PATTIASINA, S.Si.Teol., M.Si
Penelitian ini menganalisis tentang pandangan ekoteologi Gereja Sidang Jemaat Allah (GSJA) Unit Pemukiman Transmigrasi (UPT) Anjir Kabupaten Pulang Pisau terhadap penanaman kelapa sawit di lahan gambut. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode penelitian kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif-analitis. Teknik yang digunakan ialah wawancara, observasi dan studi pustaka. Hasil penelitian menemukan bahwa kehidupan jemaat GSJA UPT Anjir memiliki kehidupan yang bergantung pada alam sebab lahan gambut menjadi tempat untuk memenuhi kebutuhan ekonomi. Kualitas tanah gambut di wilayah desa Hanjak Maju dijadikan sebagai komoditas penanaman kelapa sawit sehingga jemaat memaknai tanah sebagai pemberian Tuhan untuk yang dapat memenuhi kebutuhan mereka. Hal inilah yang kemudian memberikan kesadaran teologis GSJA UPT Anjir bahwa mandat Allah terhadap ciptaan harus tetap dilakukan sebagai bentuk respon iman jemaat terhadap pemberian Tuhan melalui kesuburan tanah.
</summary>
<dc:date>2023-06-06T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
<entry>
<title>Tiang Rohomoni: Memaknai Simbol Budaya Berbasis Agama di Gedung Gereja Pniel, Tuhaha, Maluku</title>
<link href="https://repository.iaknpky.ac.id/repo/handle/123456789/422" rel="alternate"/>
<author>
<name>SHARON MICHELE O.PATTIASINA, S.Si.Teol., M.Si</name>
</author>
<id>https://repository.iaknpky.ac.id/repo/handle/123456789/422</id>
<updated>2025-10-19T15:16:09Z</updated>
<published>2022-06-16T00:00:00Z</published>
<summary type="text">Tiang Rohomoni: Memaknai Simbol Budaya Berbasis Agama di Gedung Gereja Pniel, Tuhaha, Maluku
SHARON MICHELE O.PATTIASINA, S.Si.Teol., M.Si
SHARON MICHELE O.PATTIASINA, S.Si.Teol., M.Si
This article explores the meaning of the symbol of the Pillar of Rohomoni as a support for the roof of a church building given by Rohomoni as a Muslim community to Christians in Tuhaha. The method used in this research is qualitative with descriptive type. This research uses interview techniques, snowball sampling, and literature studies. The results of the study found that the awarding of the Tiang Rohomoni to the people in Tuhaha was based on pela ties. Tiang Rohomoni represents the identity of pela Rohomoni and Tuhaha as a form of brotherhood that is not limited by religion and culture. The Pillar of Spirit is a symbol that also presents a collective awareness for the people of the two countries to maintain a relationship that helps and supports each other. The pillar is also interpreted as supporting and strengthening the brotherly ties between the two countries.
</summary>
<dc:date>2022-06-16T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
</feed>
