<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rdf:RDF xmlns="http://purl.org/rss/1.0/" xmlns:rdf="http://www.w3.org/1999/02/22-rdf-syntax-ns#" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">
<channel rdf:about="https://repository.iaknpky.ac.id/repo/handle/123456789/507">
<title>Penelitian Non Publikasi</title>
<link>https://repository.iaknpky.ac.id/repo/handle/123456789/507</link>
<description>Penelitian Non Publikasi Repository</description>
<items>
<rdf:Seq>
<rdf:li rdf:resource="https://repository.iaknpky.ac.id/repo/handle/123456789/1470"/>
<rdf:li rdf:resource="https://repository.iaknpky.ac.id/repo/handle/123456789/544"/>
<rdf:li rdf:resource="https://repository.iaknpky.ac.id/repo/handle/123456789/543"/>
<rdf:li rdf:resource="https://repository.iaknpky.ac.id/repo/handle/123456789/542"/>
</rdf:Seq>
</items>
<dc:date>2026-05-28T00:01:39Z</dc:date>
</channel>
<item rdf:about="https://repository.iaknpky.ac.id/repo/handle/123456789/1470">
<title>ANALISIS PENDIDIKAN SPIRITUAL BERDASARKAN ULANGAN 6:7 DAN IMPLEMENTASI DALAM PENGAJARAN GURU KRISTEN MENGHADAPI ERA REVOLUSI 4.0 DI SMAN 2 KASONGAN KABUPATEN KATINGAN</title>
<link>https://repository.iaknpky.ac.id/repo/handle/123456789/1470</link>
<description>ANALISIS PENDIDIKAN SPIRITUAL BERDASARKAN ULANGAN 6:7 DAN IMPLEMENTASI DALAM PENGAJARAN GURU KRISTEN MENGHADAPI ERA REVOLUSI 4.0 DI SMAN 2 KASONGAN KABUPATEN KATINGAN
Dr. Maidiantius Tanyid
Dr. Maidiantius Tanyid
ABSTRAK Penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif. Subyek dalam penelitian ini adalah guru-guru Kristen yang mengajar di SMA Negeri 2 Kasongan. Metode yang digunakan dalam pengumpulan data adalah wawancara dan observasi. Penelitian ini ditujukan untuk mengetahui implementasi pendidikan Spiritual Kristen dalam pendidikan di sekolah pada lingkup SMA Negeri 2 Kasongan-Kabupaten Katingan Kalimantan Tengah. Implementasi Pendidikan Spiritual Kristen yang dimaksud dikaitkan dengan pola pendidikan spiritual yang dianalisis dari teks Ulangan 6:7. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan spiritual Kristen diajarkan dan diketahui siswa-siswi yang ada di SMA Negeri 2 Kasongan. Pola pendidikan yang diajarkan oleh guru-guru Kristen sebagai bentuk dari implementasi dalam pengajarannya mengacu pada teks Alkitab Terjemahan Baru. Penekanan pada teks ini adalah pada kata “berulang-ulang” sedangkan pada teks aslinya seharunya diterjemahkan menjadi “tekun” atau “rajin”. Praktik pendidikan spiritual Kristen di SMA Negeri 2 dalam pengajaran guru-guru Kristen sudah cukup konsisten yang tergambar dari beberapa hasil penelitian pada siswa-siswi Kristen di SMA Negeri 2 Kasongan. Ada yang menyatakan sudah melakukan namun tidak secara berkesinambungan. Gereja setempat memiliki hubungan yang cukup baik dalam menanamkan pola pendidikan spiritual Kristen yang dapat mereka praktikkan dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pendidikan spiritual Kristen sudah implementasikan dengan cukup baik di kalangan siswa-siswi Kristen di SMA Negeri 2 Kasongan, meskipun mereka belum memiliki pola dan kurikulum pendidikan spiritual keluarga Kristen di SMA Negeri 2 Kasongan.
</description>
<dc:date>2022-11-06T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item rdf:about="https://repository.iaknpky.ac.id/repo/handle/123456789/544">
<title>PEMIMPIN DAN PENDIDIK
Suatu Kajian Teologis tentang Kredibilitas Pemimpin Sebagai Pendidik Berdasarkan Surat I-II Timotius dan Titus Bagi Pendewasaan 
Warga GKII di Kabupaten Mamasa Prov. Sul-Bar</title>
<link>https://repository.iaknpky.ac.id/repo/handle/123456789/544</link>
<description>PEMIMPIN DAN PENDIDIK
Suatu Kajian Teologis tentang Kredibilitas Pemimpin Sebagai Pendidik Berdasarkan Surat I-II Timotius dan Titus Bagi Pendewasaan 
Warga GKII di Kabupaten Mamasa Prov. Sul-Bar
Dr. Maidiantius Tanyid
Dr. Maidiantius Tanyid
Kepemimpinan merupakan seni mempengaruhi sehingga orang yang dipimpin melakukan tugas dan pekerjaan dengan baik. Salah satu bidang kepemimpinan yang menentukan dalam menghasilkan pendewasaan warga GKII di Kabupaten Mamasa Sulawesi Barat adalah pemimpin edukatif artinya seorang pemimpin dalam menjalankan kepemimpinannya dengan mendidik setiap warganya menjadi dewasa, dan ini didasarkan pada nilai-nilai kepemimpinan yang bermuara pada iman Kristen. Jika analisis secara teologis bahwa antara pemimpin edukatif dan pendewasaan memiliki sebuah keterkaitan secara teologis berdasarkan teori-teori kepemimpinan secara riil dalam surat penggembalaan. Numan ada indikasi bahwa gembala sebagai pemimpin di GKII Kabupaten Mamasa Sul-Bar yang kurang menjalankan perannya sebagai pemimpin edukatif.
</description>
<dc:date>2015-11-08T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item rdf:about="https://repository.iaknpky.ac.id/repo/handle/123456789/543">
<title>GEREJA SEBAGAI AGEN PENDIDIKAN KRISTEN
Sebuah Kajian Teologis tentang Eksistensi Gereja sebagai Agen Pendidikan Kristen 
di Kabupaten Mamasa Sulawesi Barat.</title>
<link>https://repository.iaknpky.ac.id/repo/handle/123456789/543</link>
<description>GEREJA SEBAGAI AGEN PENDIDIKAN KRISTEN
Sebuah Kajian Teologis tentang Eksistensi Gereja sebagai Agen Pendidikan Kristen 
di Kabupaten Mamasa Sulawesi Barat.
Dr. Maidiantius Tanyid
Dr. Maidiantius Tanyid
ABSTRAK Salah satu tugas panggilan gembala dalam menjalankan misinya adalah melaksanakan pendidikan seperti yang diungkapkan dengan kata “Ajarlah mereka”, ini berarti bahwa gembala sebagai pendidik harus menjadi penggerak pendidikan yang melaksanakan misi Allah dan menjadi agen atau menjadi pelaku (the agent) misi Allah melalui pendidikan. Satu dasar yang nyata tentang pertumbuhan gereja sejak zaman para rasul tidak dapat dilepaskan dari hakikat gembala sebagai pemimpin yang mendidik dan juga menjadi pelaku pendidikan.
</description>
<dc:date>2016-09-16T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item rdf:about="https://repository.iaknpky.ac.id/repo/handle/123456789/542">
<title>Kajian Teologis tentang Kualitas Pendidik Perjanjian Lama bagi 
Pengembangan Mutu Pelaku Pendidikan Gereja Kemah Injil Indonesia 
Di Kabupaten Tana Toraja Dan Toraja Utara</title>
<link>https://repository.iaknpky.ac.id/repo/handle/123456789/542</link>
<description>Kajian Teologis tentang Kualitas Pendidik Perjanjian Lama bagi 
Pengembangan Mutu Pelaku Pendidikan Gereja Kemah Injil Indonesia 
Di Kabupaten Tana Toraja Dan Toraja Utara
Dr. Maidiantius Tanyid
Dr. Maidiantius Tanyid
ABSTRAK Pendidik dan pemimpin merupakan dua hal yang berbeda namun tidak dapat dipisahkan dari kehidupan umat manusia dan berperan sentral dalam menjalankan roda dalam satu organisasi. Bahkan, pemimpin dituntut harus menjadi dapat pendidik karena berdampak pada maju atau mundurnya suatu organisasi, dan dalam lingkup lebih luas menentukan jatuh dan bangunnya suatu bangsa dan negara. Dalam penelitian ini akan menguraikan beberapa landasan teologis dari Perjanjian Lama tentang pelaku pendidikan yang menjadi dinamika bagi peningkatan mutu pelaku pendidikan dalam gereja. Untuk itu diperlukan suatu gerakan “back to basics”, kembali ke masalah-masalah dasar sebagai pelaku pendidikan yang termuat di dalamnya tentang nilai-nilai pelaku pendidikan dalam Perjanjian Lama yang diperlukan bagi pengembangan mutu seorang pendidik dalam gereja. Jadi nilai-nilai pendidik ini merupakan “roh” nya seorang pelaku pendidikan, dan menjadi pedoman sekaligus rambu-rambu peringatan agar para pendidik dapat menjalankan tugas dan tanggungjawab dengan lebih efektif dan efisien.
</description>
<dc:date>2017-10-31T00:00:00Z</dc:date>
</item>
</rdf:RDF>
