<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" version="2.0">
<channel>
<title>Artikel MUSIK GEREJA</title>
<link>https://repository.iaknpky.ac.id/repo/handle/123456789/434</link>
<description>Artikel MUSIK GEREJA Repository</description>
<pubDate>Sun, 25 Oct 2026 15:00:26 GMT</pubDate>
<dc:date>2026-10-25T15:00:26Z</dc:date>
<item>
<title>ANALISIS KESULITAN BELAJAR BAHASA INGGRIS 
SISWA KELAS X JURUSAN AGRONOMI, TANAMAN 
PANGAN, HOLTIKULTURA (ATPH) SMK NEGERI 1 MANTANGAI KABUPATEN KAPUAS KALIMANTAN TENGAH</title>
<link>https://repository.iaknpky.ac.id/repo/handle/123456789/1515</link>
<description>ANALISIS KESULITAN BELAJAR BAHASA INGGRIS 
SISWA KELAS X JURUSAN AGRONOMI, TANAMAN 
PANGAN, HOLTIKULTURA (ATPH) SMK NEGERI 1 MANTANGAI KABUPATEN KAPUAS KALIMANTAN TENGAH
DR. BERTH PENNY PAHAN, M.Pd
DR. BERTH PENNY PAHAN, M.Pd
Berth Penny Pahan, NIP. 197009061995121001, Lora Apriska, NIM. 243232001., Abelio Victory Ugang. NIM. 243232002. 2025. IAKN Palangka Raya. Analisis Kesulitan Belajar Bahasa Inggris Kelas X Jurusan Agronomi, Tanaman Pangan, Holtikultura (ATPH) SMK Negeri 1 Mantangai Kabupaten Kapuas Kalimantan Tengah. Kata kunci: analisis, kesulitan belajar, bahasa Inggris, SMK Negeri Mantangai Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi berbagai kesulitan yang dihadapi oleh siswa kelas X SMKN 1 Mantangai Kabupaten Kapuas dalam proses pembelajaran bahasa Inggris. Fokus utama dari analisis ini adalah untuk memberikan pemahaman yang lebih mendalam mengenai kesulitan yang dialami siswa dalam menguasai bahasa Inggris dan upaya guru dalam mengatasi kesulitan belajar bahasa Inggris. Berbagai faktor, seperti metode pengajaran yang digunakan, motivasi siswa, kenakalan teman, dan kondisi lingkungan belajar, dapat berkontribusi terhadap kesulitan-kesulitan ini. Dengan memahami kesulitan-kesulitan tersebut, diharapkan dapat dirumuskan strategi pembelajaran yang lebih efektif untuk mendukung perkembangan akademis siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian deskriptif kualitatif. Metode deskriptif dipilih karena penelitian yang dilakukan adalah berkaitan dengan deskripsi peristiwa-peristiwa yang sedang berlangsung dan berkenaan dengan kondisi masa sekarang di SMK Negeri 1 Mantangai dalam hal analisis kesulitan belajar bahasa Inggris kelas Jurusan ATPH. Adapun sumber data penelitian adalah guru dan siswa SMK Negeri 1 Mantangai Kabupaten Kapuas. Disamping itu penelitian ini juga menggunakan sumber data sekunder yaitu dokumen tertulis dan foto penelitian. Teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini dilakukan melalui empat kegiatan yang terjadi secara bersamaan yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan atau verifikasi Miles dan Huberman (1992) dalam Sugiyono (2015: 246). Analisis data kualitatif merupakan upaya yang berlanjut, berulang dan menerus. Hasil penelitian atau analisis kesulitan belajar bahasa Inggris yang menjadi temuan penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Penggunaan media pembelajaran sangat dianjurkan, untuk mempermudah pemahaman; (2) Faktor penghambat berasal dari diri siswa itu sendiri dan dari luar diri siswa; (3) Materi sebenarnya sudah dianggap sesuai atau cocok dengan kebutuhan pembelajaran dan keadaan siswa; (4) Pada dasarnya siswa masih kurang dalam penguasaan kosa kata bahasa Inggris; (5) Pada dasarnya siswa masih kurang dalam penguasaan kosa kata bahasa Inggris; (6) Kondisi yang terjadi dalam penterjemahan bahasa Inggris bagi siswa merasa kesulitan memahami struktur kalimat bahasa Inggris; (7) Kenakalan atau gangguan dari teman menyebabkan kecemasan untuk berbahasa Inggris; (8) Kesadaran akan manfaat bahasa Inggris sudah baik, hanya saja kompetensi berbahasa Inggris masih perlu ditingkatkan.
</description>
<pubDate>Thu, 18 Jun 2026 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">https://repository.iaknpky.ac.id/repo/handle/123456789/1515</guid>
<dc:date>2026-06-18T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item>
<title>STRATEGI PEMBINAAN MUSIK ETNIK DAYAK NGAJU DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN MUSIKAL PEMUDA RESORT GKE TEWAH</title>
<link>https://repository.iaknpky.ac.id/repo/handle/123456789/1508</link>
<description>STRATEGI PEMBINAAN MUSIK ETNIK DAYAK NGAJU DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN MUSIKAL PEMUDA RESORT GKE TEWAH
PRANSINARTHA,S.Th.,M.A
PRANSINARTHA,S.Th.,M.A

</description>
<pubDate>Wed, 17 Jun 2026 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">https://repository.iaknpky.ac.id/repo/handle/123456789/1508</guid>
<dc:date>2026-06-17T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item>
<title>PEMBERDAYAAN BAKAT MUSIK JEMAAT DALAM UPAYA MEWUJUDKAN PELAYANAN MUSIK GEREJA YANG BERKUALITAS DI GKE IMANUEL MANDOMAI</title>
<link>https://repository.iaknpky.ac.id/repo/handle/123456789/1506</link>
<description>PEMBERDAYAAN BAKAT MUSIK JEMAAT DALAM UPAYA MEWUJUDKAN PELAYANAN MUSIK GEREJA YANG BERKUALITAS DI GKE IMANUEL MANDOMAI
PRANSINARTHA,S.Th.,M.A
PRANSINARTHA,S.Th.,M.A
Pransinartha, S.Th., M.A. 2023. Pemberdayaan Bakat Musik Jemaat Dalam Upaya Mewujudkan Pelayanan Musik Gereja Yang Berkualitas Di GKE Imanuel Mandomai. Kata Kunci:Pemberdayaan Musik, Bakat Musik, Musik Gereja Gereja Kalimantan Evangelis (GKE) Imanuel Mandomai merupakan salah satu gereja yang memiliki perjalanan sejarah yang panjang di Kalimantan Tengah. Dulunya, gereja ini merupakan pusat pekabaran injil di Mandomai dan memiliki sejarah musik yang panjang karena keunikannya dengan koor trompet dan Harmonium. Permasalahan yang ditemui dalam penelitian ini adalah masih belum diberdayakan secara optimal bakat musik jemaat yang ada di GKE Imanuel Mandomai. Metode penelitian yang dipakai adalah metode deskriptif kualitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil yang diperoleh adalah; (1) ada berberbagai tahapan pemberdayaan bakat musik jemaat dengan menggunakan implementasi TQM, meliputi; tahap persiapan, tahap perencanaan dan tahap pelaksanaan, (2) pemberdayaan bakat musik jemaat memberikan dampak positif dalam manajemen pelayanan musik di gereja karena meningkatkan jumlah pemusik, dan (3)Terwujudkan kualitas pelayanan musik di GKE Imanuel Mandomai.
</description>
<pubDate>Wed, 17 Jun 2026 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">https://repository.iaknpky.ac.id/repo/handle/123456789/1506</guid>
<dc:date>2026-06-17T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item>
<title>PEMANFAATAN MUSIK ETNIK DAYAK MA’ANYAN
DALAM PELAYANAN MUSIK GEREJA DI JEMAAT GKE
EBEN EZER BANJARMASIN</title>
<link>https://repository.iaknpky.ac.id/repo/handle/123456789/1504</link>
<description>PEMANFAATAN MUSIK ETNIK DAYAK MA’ANYAN
DALAM PELAYANAN MUSIK GEREJA DI JEMAAT GKE
EBEN EZER BANJARMASIN
PRANSINARTHA,S.Th.,M.A
PRANSINARTHA,S.Th.,M.A
Pransinartha, S.Th., M.A. 2024. Pemanfaatan Musik Etnik Dayak Ma’anyan Dalam Pelayanan Musik Gereja Di Jemaat GKE Eben Ezer Banjarmasin. Kata Kunci:Pemanfaatan Musik, Musik Etnik Dayak Ma’anyan, Musik Gereja Gereja Kalimantan Evangelis (GKE) Eben Ezer Banjarmasin merupakan salah satu gereja yang berusaha untuk memanfaatkan potensi musik yang dimilikinya untuk mendukung pelayanan. Salah satu bentuk musik yang diangkat adalah musik Etnik Dayak Ma’anyan yang kaya akan nilai budaya dan kearifan lokal. Permasalahan yang ditemui dalam penelitian ini adalah masih kurang optimalnya pemanfaatan musik Etnik Dayak Ma’anyan dalam pelayanan musik gereja. Metode penelitian yang dipakai adalah metode deskriptif kualitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil yang diperoleh adalah; (1) Pemanfaatan musik etnik Dayak Ma’anyan di GKE Eben Ezer berperan dalam budaya dan menginspirasi nyanyian jemaat; (2) Penerapan teori inkulturasi dari Peter Shineller pada tahap penggarapan musik gereja memperkaya pemahaman baru tentang proses inkulturasi musik etnik Dayak Ma’anyan; (3)Penggunaan teori berpikir kreatif Graham Wallas menciptakan musik kreasi baru yang sistematis dan inovatif; (4)Musik inkulturasi kreasi baru Dayak Ma’anyan mendapat respon positif dari jemaat; dan (5) Terbentuknya kelompok musik baru di GKE Eben Ezer berbasis etnik Dayak Ma’anyan menunjukkan perkembangan yang signifikan dalam pelayanan musik gereja di GKE Eben Ezer Banjarmasin.
</description>
<pubDate>Thu, 18 Jun 2026 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">https://repository.iaknpky.ac.id/repo/handle/123456789/1504</guid>
<dc:date>2026-06-18T00:00:00Z</dc:date>
</item>
</channel>
</rss>
