<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" version="2.0">
<channel>
<title>Artikel PSIKOLOGI KRISTEN</title>
<link>https://repository.iaknpky.ac.id/repo/handle/123456789/465</link>
<description>Artikel PSIKOLOGI KRISTEN Repository</description>
<pubDate>Sun, 25 Oct 2026 14:59:53 GMT</pubDate>
<dc:date>2026-10-25T14:59:53Z</dc:date>
<item>
<title>Indikator Motivasi Belajar Siswa SMA Negeri 1 Kahayan Tengah</title>
<link>https://repository.iaknpky.ac.id/repo/handle/123456789/1516</link>
<description>Indikator Motivasi Belajar Siswa SMA Negeri 1 Kahayan Tengah
FERNANDO DOROTHIUS PONGOH, S.Si., M.Si
FERNANDO DOROTHIUS PONGOH, S.Si., M.Si

</description>
<pubDate>Thu, 18 Jun 2026 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">https://repository.iaknpky.ac.id/repo/handle/123456789/1516</guid>
<dc:date>2026-06-18T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item>
<title>PENGARUH MEDIA SOSIAL TERHADAP PERILAKU PEMBELIAN MAHASISWA DI PALANGKA RAYA, KALIMANTAN TENGAH: STUDI PSIKOLOGI KONSUMEN</title>
<link>https://repository.iaknpky.ac.id/repo/handle/123456789/1514</link>
<description>PENGARUH MEDIA SOSIAL TERHADAP PERILAKU PEMBELIAN MAHASISWA DI PALANGKA RAYA, KALIMANTAN TENGAH: STUDI PSIKOLOGI KONSUMEN
KUKUH PRIBADI,M.PSi., Psikolog
KUKUH PRIBADI,M.PSi., Psikolog

</description>
<pubDate>Thu, 18 Jun 2026 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">https://repository.iaknpky.ac.id/repo/handle/123456789/1514</guid>
<dc:date>2026-06-18T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item>
<title>JATI DIRI PENDIDIKAN KEANTARBUDAYAAN 
(KAJIAN FILOSOFIS DAN PRAKSIS PLURALISME MELALUI PENDEKATAN ETNOPEDAGOGIK )</title>
<link>https://repository.iaknpky.ac.id/repo/handle/123456789/660</link>
<description>JATI DIRI PENDIDIKAN KEANTARBUDAYAAN 
(KAJIAN FILOSOFIS DAN PRAKSIS PLURALISME MELALUI PENDEKATAN ETNOPEDAGOGIK )
CHRIS APANDIE,M.Pd
CHRIS APANDIE,M.Pd
Jati diri pendidikan multikultural adalah konsep pembelajaran berbasis etnopedagogik dengan pendekatan sosial budaya. Dimensi ini menunjukkan kesadaran akan keanekaragaman ide dan implementasinya yang dapat ditemukan dalam masyarakat di bumi ini, bagaimana konsepsi ini dipikirkan dan dipraktikan di setiap negara serta cara menerapkan mozaik pemikiran orang yang beragam ditinjau dari sudut budaya. Perbedaan budaya inilah membuat kesadaran lintas budaya adalah alasan utama untuk memahami sesama dala perspektif global. Ketika seseorang menerima sifat manusia dari sekelompok orang, keunikan budaya atau praktiknya tidak terasa teralienasi dan pada akhirnya menciptakan rasa saling percaya dan toleransi.
</description>
<pubDate>Tue, 10 Dec 2019 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">https://repository.iaknpky.ac.id/repo/handle/123456789/660</guid>
<dc:date>2019-12-10T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item>
<title>MERAJUT KERUKUNAN DALAM KEBERAGAMAN: PRAKSIS PANCASILA</title>
<link>https://repository.iaknpky.ac.id/repo/handle/123456789/659</link>
<description>MERAJUT KERUKUNAN DALAM KEBERAGAMAN: PRAKSIS PANCASILA
CHRIS APANDIE,M.Pd
CHRIS APANDIE,M.Pd
Merajut kerukunan dalam keberagaman tidak akan mudah dengan berbagai tantangan yang selalu muncul dalam diri setiap warga negara Indonesia. Hal terkecil seperti tidak mampu menerima pendapat orang lain dalam suatu forum, atau cenderung mempertentangkan perbedaan, mencari-cari unsur yang tidak sama, hingga berujung pada konflik kekerasan. Penghayatan dalam setiap sila-sila Pancasila kerapkali dilupakan mengingat anggapan pada keberadaannya yang telah usang. Padahal sedianya nilai Pancasila tidak pernah terlepas dari jati diri bangsa Indonesia sejak berdirinya negara ini hingga sekarang. Moderasi beragama juga menjadi satu konsep baru yang sebenarnya telah lama tertuang dalam nilai-nilai Pancasila. Kerukunan dalam keberagaman dan moderasi beragama juga membawa warga negara pada sikap toleransi. Sebuah konsep dimana peaceful co-existence menjadi salah satu tujuan hidup berbangsa dan bernegara. Konsep salad bowl dapat menjadi salah satu pilihan format baru bagi Indonesia untuk merajut kesadaran tentang kerukunan dalam keberagaman. Dalam semangkuk salad kita dapat menikmati beragam buah dan sayuran. Disamping itu harmoni multikultural sebagai praksis Pancasila dan estimasi dari konsep salad bowl dapat dikembangkan melalui beberapa strategi dari berbagai aspek. Komitmen sebagai seorang warga negara Indonesia selaiknya sudah satu paket dengan konsensus terhadap konsep keberagaman. Interaksi multikultural dapat menjadi suatu ukuran ketercapaian kerukunan dalam keberagaman.
</description>
<pubDate>Wed, 25 Sep 2019 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">https://repository.iaknpky.ac.id/repo/handle/123456789/659</guid>
<dc:date>2019-09-25T00:00:00Z</dc:date>
</item>
</channel>
</rss>
