Huma Betang: Identitas Moral Kultural Suku Dayak Ngaju Kalimantan Tengah

Publikasi Unusia

Huma Betang: Identitas Moral Kultural Suku Dayak Ngaju Kalimantan Tengah

Tampilkan catatan item sederhana

dc.contributor.author CHRIS APANDIE,M.Pd
dc.contributor.editor CHRIS APANDIE,M.Pd
dc.date.accessioned 2023-07-28T02:22:31Z
dc.date.available 2023-07-28T02:22:31Z
dc.date.copyright Semua hak cipta dilindungi oleh INSTITUT AGAMA KRISTEN NEGERI PALANGKA RAYA
dc.date.issued 2019-12-20
dc.identifier.issn 2580-412X
dc.identifier.issn 2549-8851
dc.identifier.issn 2549-8851
dc.identifier.uri https://repository.iaknpky.ac.id/repo/handle/123456789/657
dc.description.abstract Dewasa ini benda cagar budaya seolah tidak lagi memiliki daya tarik filosofis dan tidak terpelihara, padahal benda cagar alam mengandung pemaknaan yang lebih dari sekedar fisik, bahkan merupakan identitas moral kultural. Eksplorasi nilai filosofis pada huma betang dapat menjadi langkah revitalisasi kebudayaan guna memperkuat identitas moral kultural warga negara Indonesia. Huma Betang dikenal secara luas dengan istilah “rumah besar”. Rumah ini ditinggali orang Dayak sejak jaman dulu dengan beragam agama dan kepercayaan di dalamnya, namun penghuninya tetap hidup berdampingan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode etnografi. Lokasi penelitian adalah di Betang Toyoi Tumbang Malahoi Kecamatan Rungan Kabupaten Gunung Mas Kalimantan Tengah. Bagi masyarakat Suku Dayak huma betang tidak hanya sekedar tempat tinggal, tapi merupakan jantung dari struktur kehidupan orang Dayak. Identitas kultural yang terefleksi yaitu huma bentang: 1) sebagai refleksi kehidupan masyarakat yang toleran; 2) sebagai asal mula tumbuhnya rasa persatuan dan kebersamaan antar suku Dayak setelah kesepakatan damai Tumbang Anoi; 3) sebagai replika sistem komunal yang dianut masyarakat Suku Dayak; 4) mengandung pola kosmologi yang mencerminkan keseimbangan sebuah nilai; 5) sebagai cerminan kehidupan demokratis dan egaliter; 6) melalui pola kehidupan melahirkan konsep kepemimpinan Suku Dayak; 7) merepresentasikan prinsip kolektif; 8) sebagai model ideal sistem masyarakat pluralis.
dc.language Indonesia
dc.publisher INSTITUT AGAMA KRISTEN NEGERI PALANGKA RAYA
dc.subject huma betang, identitas moral kultural, suku Dayak, Kalimantan Tengah
dc.title Huma Betang: Identitas Moral Kultural Suku Dayak Ngaju Kalimantan Tengah
dc.type Jurnal Moral and Civic Education


File dalam item ini

File Ukuran Format Lihat Deskripsi
1690510951926_1 ... Text-553-2-10-20200106.pdf 424.9Kb application/pdf Lihat / Buka File Publikasi Ilmiah Huma Betang: Identitas Moral Kultural Suku Dayak Ngaju Kalimantan Tengah

Item ini muncul di Koleksi berikut

Tampilkan catatan item sederhana

Telusuri Repositori


Pencarian Lanjutan

Jelajahi

Akun Saya