Membangun Harmoni Antar-Umat Beragama

Publikasi Unusia

Membangun Harmoni Antar-Umat Beragama

Tampilkan catatan item sederhana

dc.contributor.author dkk.
dc.contributor.author Khavita Anggreini
dc.contributor.author Miftahul Anam
dc.contributor.author Puji Ayu Lestari
dc.date.accessioned 2025-05-14T08:53:39Z
dc.date.available 2025-05-14T08:53:39Z
dc.date.copyright
dc.date.issued 2023-09-19
dc.identifier.isbn 6236429383
dc.identifier.isbn 9786236429389
dc.identifier.issn
dc.identifier.uri https://play.google.com/store/books/details?id=WiNLEAAAQBAJ&source=gbs_api
dc.identifier.uri https://repository.iaknpky.ac.id/repo/handle/123456789/688
dc.description.abstract Membangun Harmoni Antar-Umat Beragama Penulis : Miftahul Anam, Khavita Anggreini, Puji Ayu Lestari, dkk. Ukuran : 14 x 21 cm ISBN : 978-623-6429-38-9 Terbit : Juli 2021 www.guepedia.com Sinopsis : Buku ini hadir sebagai ekspresi pemikiran dari mahasiswa Program Studi Aqidah dan Filsafat Islam atas isu-isu yang muncul saat ini di tengah masyarakat terkait dengan perbedaan dalam beragama dan keberagamaan yang sering kali menjadi pembeda antar satu dengan yang lainnya, dan tidak sedikit yang pada akhirnya menimbulkan konflik. Masyarakat Indonesia yang majemuk dalam agama dan keberagamaan ini sering kali menjadi pemicu skat- skat pembeda antar satu dengan yang lain, oleh karena itu suda saatnya kita sebagai Civitas Akademika tanggap dengan problem yang dihadapi masyatakat kita. Saat ini penting sekali mendesain bagaimana agar dapat terbangun harmoni di tengah kerukunan masyarakat yang majemuk. Tentunya satu dengan yang lain harus bersinergi untuk saling memahami, tidak menyinggung hal-hal yang bersifat prinsif terkait dengan keyakinan dan pemahaman yang dimiliki orang lain. Problem universal yang tidak dapat dihindari oleh setiap pemeluk agama adalah persoalan yang berkaitan dengan proses pemahaman atas ajaran agama. Sampai kapanpun persoalan tersebut akan terus berlanjut, dikarenakan adanya perbedaan yang mendasar antara watak agama dengan realitas manusia. Agama bersifat absolut karena bersumber dari realitas mutlak dari Tuhan. Sementara manusia bersifat relatif. Ketika dibangun oleh manusia, absolusitas agama mengalami proses relativitas, bahkan juga distorsi. Setiap klaim pemutlakan yang dibangun oleh masing-masing kelompok agama dapat menjerumuskan hubungan antarumat beragama dalam kemelut perseteruan yang tidak ada ujung pangkalnya. Perseteruan ini semakin krusial jika basis material antara kelompok agama yang satu dengan yang lain terjadi ketimpangan yang cukup tajam. Oleh karena itu, perlu membangun dialog. Ada dua hal yang dapat diperoleh dari dialog, yaitu: terkikisnya kesalahpahaman yang bersumber dari adanya perbedaan bahasa dari masing-masing agama. www.guepedia.com Email : [email protected] WA di 081287602508 Happy shopping & reading Enjoy your day, guys
dc.format Text
dc.language id
dc.publisher GUEPEDIA
dc.subject Antiques
dc.subject Collectibles
dc.title Membangun Harmoni Antar-Umat Beragama
dc.type Textbook


File dalam item ini

File Ukuran Format Lihat

Tidak ada file yang diasosiasikan dengan item ini.

Item ini muncul di Koleksi berikut

Tampilkan catatan item sederhana

Telusuri Repositori


Pencarian Lanjutan

Jelajahi

Akun Saya