Tampilkan catatan item lengkap
| Judul: | Persepuluhan dan Penggunaannya Menurut Perjanjian Lama dan Relevansinya bagi Gereja Masa Kini |
| Penulis: | WILSON,D.Th |
| Abstrak: | Persembahan Persepuluhan pada hakikatnya adalah milik Allah. Premis ini tertulis dalam Alkitab: “… segala persembahan persepuluhan dari tanah, baik dari hasil benih di tanah maupun dari buah pohon-pohonan … lembu sapi atau kambing domba … harus menjadi persembahan kudus bagi Tuhan” (Imamat 27:30-23). Karena itu orang yang tidak memberikannya atau menggunakannya dengan benar adalah penipu, dan pencuri milik Tuhan. Persepuluhan dapat dimengerti dengan benar dengan memperhatikan ajaran Alkitab, khususnya Perjanjian Lama. Hal itu juga harus merujuk pada konteksnya bahwa Perjanjian Lama secara eksklusif bagi orang Yahudi. Dalam peraturan keagamaan Yahudi dikenal pengklasifikasian persepuluhan ke dalam tiga jenis, yaitu: Pertama, persepuluhan yang dihitung 10% dari semua penghasilan (Bilangan 18:26-28); kedua, persepuluhan pesta (Ulangan 12); ketiga, persepuluhan tahun ketiga, yang oleh John F. Mac Arthur disebut “program orang miskin atau program kesejahteraan (Ulangan 14:28-29) |
| URI: |
https://isbn.perpusnas.go.id/Account/SearchBuku?searchTxt=9786237069324&searchCat=ISBN
https://repository.iaknpky.ac.id/repo/handle/123456789/4110 |
| Tanggal: | 2020-08-30 |
| File | Ukuran | Format | Lihat | Deskripsi |
|---|---|---|---|---|
| 1789446965076_4373_COVER BUKU PERSEPULUHAN.pdf | 1.695Mb | application/pdf |
Lihat / |
Cover Persepuluhan dan Penggunaannya Menurut Perjanjian Lama dan Relevansinya bagi Gereja Masa Kini |